Sabtu, 14 Februari 2009

"sementara kita hanya bisa diam"

0 komentar
Minhaj, mungkin sebuah entitas atas doa yang kita minta. Meraba kerangka pengetahuan kita, lalu mencoba hujat sekitar ungkapan yang menurut kita adalah alasan pembenaran. Tapi tidak sekedar berjabat dalam langkah prilaku. Ataukah zaman ini terlalu ambisius dengan nafsu manusia, menjadi spirit egosentris bagi mereka yang merasa benar tapi diam atas ketidakadilan yang ada, tapi bisu pada realitas yang terjadi. Tidak dengan sekedar tumpukan buku yang sempat terbaca habis atau seketika perdebatan yang sering terjadi setiap detiknnya. Mari kita coba merefleksikan dan kemudian tanam pada ruang substansial reaitas. Apa, siapa, mengapa dan bagaimana prilaku-prilaku menjadi tuan dalam proses kesalahan manusia? Berani untuk gagal atau tidak sama sekali, sementara kita hanya bisa diam.
Read More..